Literasi SMA Fullday Al-Muhajirin

Selamat di platform Gerakan Literasi Winaya (GERILYA) SMA Fullday Al-Muhajirin

SELAMATKAN DUNIA DARI GLOBAL BOILING DENGAN CARA UBAH GAYA HIDUP


DARANA NINGTYAS 

XI NASAI

Jika akhir akhir ini kita sering merasa gerah, itu dikarenakan bumi sedang mengalami perubahan suhu yang drastis akibat pemanasan global. Kondisi bumi yang semakin panas dan perubahan iklim yang semakin parah membuat kondisi bumi saat ini sudah bukan lagi dalam era Global Warming (pemanasan global), tetapi mulai memasuki era Global Boiling (pendidihan global).

Global Boiling adalah fenomena yang muncul untuk menunjukan kondisi pemanasan global atau perubahan iklim yang ekstrem. António Guterres, selaku Sekretaris Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyatakan bahwa bulan Juli 2023 menjadi bulan dengan peringkat terpanas dalam sejarah.

Jika pada Global Warming efek pemanasan yang terasa masih dapat terbilang tidak terlalu ekstrim dan curah hujan masih dapat terjadi dengan seimbang, maka Global Boiling menyajikan suasana peningkatan panas yang lebih bertahap dalam jarak lebih pendek.

Global Boiling dapat berdampak terhadap kesehatan, juga ekosistem seperti kekeringan, adanya kendala ketersediaan air, dan akan berujung pada krisis pangan, infrastruktur dan ekonomi. Contohnya, padi yang awalnya dapat ditanam dengan baik akan mengalami kekeringan karena sumber air yang mulai menipis, dari segi infrastruktur ini juga akan menghambat pengembangan daerah. Karena adanya potensi kendala jam kerja dan terakhir dalam ekonomi akan mempengaruhi antusiasme warga untuk wisata jauh ataupun keluar rumah karena panas yang ekstrim.

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya global boiling diantaranya, pembakaran bahan bakar fosil. Partikel-partikel polutan dari industri dan kendaraan dapat menghalangi sinar matahari mencapai permukaan bumi atau menyerap panas dari radiasi inframerah. Deforestasi dan urbanisasi merubah tutupan lahan, mengurangi kemampuan alam untuk menyerap karbon dioksida dan mempengaruhi pola iklim.

Cara mencegah global boiling sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara mencegah global warming. kita bisa mulai dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca harus menjadi prioritas utama. Transisi dari bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan seperti matahari, angin, dan air akan membantu mengurangi kontribusi kita terhadap pemanasan global. Melakukan penghijauan kota dan pelestarian hutan membantu menyerap karbon dioksida dan mengurangi efek pemanasan. Konservasi air dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan membantu mengurangi dampak perubahan iklim pada ekosistem dan masyarakat.

Global boiling adalah panggilan serius bagi umat manusia untuk bertindak melawan pemanasan global yang semakin meningkat di masa depan. Untuk menghadapi tantangan ini, membutuhkan kerjasama global dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, menjaga ekosistem alami, serta mendorong inovasi untuk adaptasi perubahan iklim

Ingatlah bahwa kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga planet ini agar tetap lestari bagi generasi mendatang.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama